MANG APE NEWS - Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan komitmen negaranya dalam menjaga Iran stabilitas kawasan di tengah meningkatnya ketegangan regional.
Dalam pembicaraan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, kedua pemimpin membahas perkembangan terbaru terkait konflik Iran serta dampaknya terhadap kawasan.
Pezeshkian menyatakan bahwa Iran tidak memulai konflik dan menilai tindakan militer terhadap negaranya sebagai agresi tanpa dasar hukum.
Ia menyebut sejumlah target serangan, termasuk tokoh penting seperti Ali Khamenei, pejabat militer, dan warga sipil.
Dalam konteks tersebut, Iran menegaskan haknya untuk melakukan pembelaan diri sebagai bagian dari Iran stabilitas kawasan.
Presiden Iran juga mendorong penguatan kerja sama regional negara Muslim guna mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Ia meminta negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah bagi pihak luar dalam melancarkan serangan.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga keamanan bersama dan menghindari meluasnya konflik Iran di kawasan.
Pezeshkian turut menyoroti kondisi keamanan di Selat Hormuz yang terdampak situasi geopolitik.
Ia menegaskan bahwa Iran tetap berkomitmen menjaga Selat Hormuz keamanan bagi kapal yang tidak terlibat dalam konflik.
Sementara itu, Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan dukungan terhadap Iran dan belasungkawa atas korban yang jatuh.
Ia juga menyerukan peningkatan kerja sama regional negara Muslim untuk meredakan ketegangan dan memulihkan stabilitas kawasan.***

0 Comments