Keterangan diperoleh penulis dari seorang tokoh ternama Banjar RE Kurdian, sekira tahun 1972 masyarakat setempat pernah mengusulkan kepada pemerintah (Pemkab Ciamis), untuk mengganti nama Tembong Kanjut menjadi Tembong Kerta.
Disebutkan, selain untuk menciptakan nama yang baik, pengusulan nama Tembong Kerta itu karena beberapa alasan. Salahsatunya, karena dari sejumlah titik di wilayah tersebut, orang bisa melihat sebuah tempat bernama Kertajaga dan Kertahayu. Selain itu, pengusulan nama tersebut disertai harapan warga yang semula mendiami tempat bernama Tembong Kanjut, menjadi makmur.
Akan tetapi, masyarakat setempat ternyata masih suka menggunakan nama Tembong Kanjut, sampai sekarang. Padahal, pada tahun 1972 itu, menurut seorang putra RE Kurdian, yakni Oscar Alexandre Santos seperti dikutip dari Grup Facebook Banjar Dalam Sejarah dan Kenangan, sudah memancangkan papan nama “Tandjakan Tembong Kerta”.***
0 Comments